Pola aliran informasi dalam organisasi
Pola aliran informasi dalam organisasi
pengertian
Salah satu bagian mendasar dari sebuah organisasi adalah hierarki hierarki. Sejak 1950-an, para peneliti sangat tertarik dengan berbagai informasi yang disampaikan pada berbagai tingkat hierarki organisasi. Bagaimana informasi organisasi yang disampaikan disekitar biasanya disebut sebagai struktur komunikasi.
Terdapat tiga perspektif dominan
1. Perspektif saluran (channels) yaitu melihat pesan sebagai objek konkret yang dapat diberikan melalui saluran komunikasi yang ditetapkan dengan jelas dalam suatu organisasi. Intinya, perspektif perspektif berfokus pada bagai mana pesan mengalir disepanjang saluran komunikasi dan bukan pada hubungan antar pengirim dan penerima.
2. Perspektif jaringan yang dirasakan (percived networks), yaitu menyangkal beradaan jaringan komunikasi, sebaliknya menunjukan bahwa jaringan adalah struktur hubungan yang dirasakan.
3. Perspektif jaringan yang dapat diamati (observable networks), yaitu cara lain yang dapat dipelajari tentang bagaimana komunikasi yang benar-benar terjadi dalam suatu organisasi adalah dengan benar-benar terjadi. Mengamati bagaimana komunikasi yang terjadi dalam suatu organisasi memberikan informasi yang akurat, tetapi proses penelitian akan sangat memakan waktu.
Organisasi adalah jumlah orang-orang yang menduduki posisi atau jabatan tertentu. Diantara saling terjadi pertukaran pesan antar orang-orang.
Khazt dan khan (1966), menunjukan bahwa pola atau keadaan apa pun yang mengatur bahwa komunikasi diantara para anggota sistem tersebut dibatasi. Sifat organisasi yang ditujukan kepada siapa pun yang berbicara kepada siapa pun.
Burgess (1969), mengamati bahwa karakter komunikasi yang ganjil dalam organisasi adalah bahwa "pesan mengalir menjadi sangat teratur sehingga kita dapat berbicara tentang jaringan atau struktur komunikasi". Ia juga mengatakan bahwa organisasi formal mengendalikan struktur komunikasi dengan menggunakan sarana tertentu seperti penunjukan otoritas dan hubungan-hubungan kerja, penetapan kantor, dan fungsi-fungsi komunikasi khusus.
Pola Roda
Pola roda memiliki pemimpin yang jelas yaitu, yang posisinya dipusat. Orang ini merupakan satu-satunya yang dapat mengirim dan menerima pesan dari semua anggota. Oleh karena itu, jika seseorang ingin berkomunikasi dengan orang lain, maka pesannya harus disampaikan melalui pemimpinnya
Pola Lingkaran
Pola yang tidak memiliki pemimpin. Semua anggota sama posisinya. Mereka memiliki otoritas atau kekuatan yang sama untuk mempengaruhi kelompok. Setiap anggota dapat berkomunikasi dengan dua orang anggota lain di sisinya. Pola lingkaran ini lebih baik dari pola yang mencakup aliran komunikasi yang paling penting
Burgess (1969), mengamati bahwa sebagai upaya untuk memecahkan masalah dalam eksperimen-eksperimen, para anggota kelompoknya harus "belajar tentang bagaimana peralatan eksperimen dengan benar dan efesien, dan bagaimana mengefesiensikan pengiriman pesan satu atau beberapa posisi yang sesuai dengan pesan-pesan tersebut". Hal ini berimplikasi bahwa perilaku-prilaku peranan tertentu yang rumit harus diplajari, agar pola-pola didalam komunikasi bekerja secara optimal.
Daftar pustaka
# Conrad, Charles & Marshal Poole 2001, Komunikasi Organisasi Strategis Dalam Ekonomi Global, Harcourt, AS
# Pace, Wayne, Deddy Mulyana (alih bahasa) Komunikasi Organisasi
Comments
Post a Comment